




















25 Juni 2009 kami berangkat dari Surabaya (8.00 WIB) tujuan terminal Arjosari(12.00 Wib Rp.8.500,-/orang) Malang diteruskan ke kec.tumpang (13.00WIB Rp.5.000,-/orang)dari sini lanjut ke perizinan Ranupane (16.30WIB Rp.450.000,-/jeep)setelah menyelesaikan administrasi dengan bapak-2 petugas di pos ranupane tim MADYA langsung melanjutkan perjalanan(16.55WIB) menuju danau Ranu Kumbolo.Tim MADYA akhirnya tiba di Ranu Kumbolo pada pukul 19.30 WIB cuaca di danau yang satu ini benar-benar gila! bayangkan saja kami yang peralatan pribadi tidak memenuhi standar para Camper(jaket murahan,sleeping bag dengan sarung,sepatu murahan,makanan hanya mie,kompor kaleng BBM dari spirtus,sungguh miris)harus berjuang melawan suhu -4 celcius benar-benar gila.
26 Juni 2009
mengawali pagi dengan badan sakit semua dilengkapi suhu yang benar-benar membuat badan harus menggigil kami harus bangun pukul 06.00WIB untuk segera menyiapkan sarapan bergizi ( maksudnya mie kriting)mathari terbit di sela bukit Ranu kumbolo memang jadi pemandangan yang tak akan ditemukan dibelahan dunia lainnya.kembali pada jadwal: 09.00WIB kami melanjutkan langkah kaki menuu Kalimati(lokasi terakhir yang diizinkan petugas)sahabat-sahabat yang pernah berkunjung ke semeru tentu tau tanjakan putus asa...aduh.....benar-benar buat putus asa 9 orang keok sama yang satu ini.akhirnya pukul 11.00WIB sampailah kami di kali mati disana sudah ada sahabat-sahabat dari padang(Sumbar)yang telah camp disana 2 hari ditemani seorang bule asal new zealand.disini(kalimati)adalah tempat dimana bosan,bingung,malas jadi satu bagaiman tidak kami harus singgah untuk waktu yang lama (dari jam 11.00siang-01.00 dini hari)
pukul 15.00WIB ada seorang sahabat cewek sampai di kalimati kami sedikit terhibur dengan kedatangannya maklum di gunung kan yang cantik cuma monyet.ternyata sang gadis tak sendiri ia bersama rekan-rekannya mendaki gunung.kelompok mereka berasal dari PALU -Sulawesi dan si gadis diketahui bernama CERRY yang mengaku gadis SMA 1 Palu yang baru naik kelas 3.
27 Juni 2009
huhhhh bena-benar waktu yang malaz jika harus membuka mata jam 00.00Wib seharusnya ini jadii waktu mata bermanja menari didalam mimpi tapi kami harus bangun dan bergegas untuk persiapan menuju puncak(bukan lagu AFI)setelah membuka mata kami memasak untuk perbekalan dalam perut yang akan berjuang berperang melawan kejamnya dunia(bukan judul reality show)saat memasak ternyata teman-2 dari PALU(sebut saja TIM PALU)sudah bersiap lebih dulu menuju arena perang,uhhh keluhan bagi kami karna harus kesepian jika ditinggal gadis bernama cerry.
pukul 01.00 WIB dengan mie yang mengganjal perut,doa dan harapan agar kuat,serta tekad TIM MADYA telah siap berangkat menuju puncak MAHAMERU diiringi isak tangis sanak keluarga yang entah dimana.
ada yang menarik dalam perjalanan saat sampai di ARCOPODO kami melihat sinar-sinar kecil yang ternyata berasal dari teman-teman TIM PALU,wah ini menjadi ajang adu kecepatan dimana kami sebut saja GEROMBOLAN SI BERAT (jumlah personil 9 orang termasuk 1orang yang sudah tua) akan menghadapi TIM PALU yang digawangi 3mahasiswa 2gadis SMA 2orang porter(bukan Harry potter)ternyata tidak sulit mendahului TIM PALU yang start 1 jam lebih awal ARCOPODO jadi titik dimana kami menyalip TIM PALU dengan kecepatan 25KM/jam(tanjakan)
setelah cemoro tunggal gerombolan siberat harus pecah jadi 3 bagian 3orang didepan sampai puncak pukul 04.20 WIB tim 6orang tiba pukul 04.45WIB dan seorang lagi menyusul dengan tertatitatih pada 04.59WIB
yah "KAMI TIM MADYA TELAH INJAKKAN KAKI DI PUNCAK MAHAMERU PADA 27 JUNI 2009 PUKUL 04.45WIB"
sebenarnya kami terlalu cepat di puncak karna target kami adalah tepat saat Sunrise ternyata kami harus menunggu lama ditemani angin yang menusuk tubuh-tubuh lemah.yang mengecewakan adalah puncak mahameru tak sedikitpun mengeluarkan semburan asap atau dentuman lahar,memang sudah 3 bulan semeru tak batuk sekalipun.
tepat saat sunrise kami putuskan untuk meninggalkan puncak kembali turun ke kali mati.oooohhhh kasihan sekali wajah TIM PALU yang harus bertemu kami saat kami sudah turun dan Sunrise telah berakhir wajah-wajah lelah mereka sungguh terlihat ditambah kekecewaan mereka yang tentu tak dapat menikmati keindahan Sunrise di puncak mahameru.
GEROMBOLAN SIBERAT telah kembali di pos kali mati pada pukul 07.00WIB sekali lagi tempat ini jadi lokasi membosankan bagi kami,sekali lagi kami harus standby disini karna menjaga barang-barang dari TIM PALU.
pukul 11.30 kami melanjutkan perjalanan kembali ke ranu kumbolo dan tiba disana 1jam kemudian,waktunya makan siang.....di ranu kumbolo kami manfaatkan untuk menikmati liburan musim panas dengan makan sesukanya,mandi dan tidur siang.
terlalu menikmati liburan di ranu kumbolo membuat kami lupa jadwal yang padat dan memang fatal akibatnya kami harus terburu-buru berangkat menuju ranupane pukul 4 yang jadi maslah adalah kami menuju ranu pane via jalur hayak-hayak yang setengahnya adalah jalur putus asa naikkkkkkkk terus.dari sini fisik kami habis jadwal yang seharus nya malam camp di padang pasir bromo berantakan karna kami kelelahan dan terpaksa harus camp di kampung Ranupane tepatnya di pos kamling depan SD Ranupane.
28 Juni 2009
yah kami harus membayar keteledoran kami kemarin,pagi setelah sarapan pukul 7.30WIB kami melanjutkan perjalanan menuju gunung Bromo,di atas tebing bantengan view gunung Bromo begitu menggoda untuk kaki segera turun menikmati teriknya matahari,menikmati hembusan debu,lautan pasir yang entah dimana lagi kita temui hal semacam ini.
09.00 kami sudah berada di lautan pasir berjalan lelah berjalan tanpa semangat karna kaki yang kelelahan,panas yang menyengat,debu menyesakkan dada,sisa air minum yang tinggal tipis uhhhhhh lengkap.
11.00 Wib kami berada di puncak gujnung bromo setelah melalui jalur yang yang berliku-liku karna bukan anak tangga yang kami langkahi.
dari gunung bromo tidak banyak yang bisa kami ceritakan karna tentu semua orang tau seperti apa suasana di gunung bromo buat kami tak ada yang istimewa disana selain bahwa kami telah dekat dengan kendaraan yang akan membawa kami pulang.
dan cerita ini cukup diakhiri sampai disini karna cerita selanjutnya adlah kami naik kendaraan bison(Rp.25.000/orang)menuju probolinggo lalu(Rp.12.000/orang)ke surabaya kota tercinta.
dari semua perjalanan yang menjadi buku cerita tentang kami,tak lupa kami mengucapkan permintaan maaf pada pihak-pihak kami kecewakan
1.petugas di pos tumpang : sebagian kami tidak membawa identitas diri
2.petugas di pos ranu pane : laporan logistik kami sebenarnya sedikit tapi kami
tidak membuang sampah di wilyah semeru karna semua sampah kami buang di tempat
sampah di dekat pos gunung bromo.
3.TIM PALU : dalam cerita ini kalian terlihat lemah tak berdaya bukan maksud
meremehkan.
4.semua pihak berwenang di TN-BTS karna kami tidak mengindahkan peringatan
dan tetap mendaki hingga puncak gunung semeru
terima kasih semua yang berpartisipasi dalam acara kami ini tidak terkecuali pihak sekolah SMK KARTIKA 2 Surabaya yang menyutujui proposal kami dengan "HANYA TANDA TANGAN DAN DOA RESTU" terima kasih semoga sekolah terus berjaya tambah maju tambah besar dan tambah semuanya.terima kasih sahabat MADYA:SEMOGA KITA SEMUA TETAP MENJALANI HIDUP DENGAN SEPERTI APA ADANYA HARUS BERJALAN.









